Anggaran BGN 2026 Dipangkas 14,27 Persen, MBG Tetap Jadi Prioritas
发布时间:2026-09-18 | 浏览:1
Login Gabung KOMPAS.com+ Konten yang disimpan Konten yang disukai Atur Minat Setelan Perangkat Mode Gelap Mode Terang Berikan Masukanmu
Gabung KOMPAS.com+
Konten yang disimpan
Konten yang disukai
Setelan Perangkat
Berikan Masukanmu
News Nasional Global Megapolitan Regional Pemilu Hype Konsultasi Hukum Cek Fakta Surat Pembaca Indeks Kilas Daerah Kilas Korporasi Kilas Kementerian Sorot Politik Kilas Badan Negara Kelana Indonesia Kalbe Health Corner Kilas Parlemen Kilas BUMN Penjaga Negeri
Nasional Global Megapolitan Regional Pemilu Hype Konsultasi Hukum Cek Fakta Surat Pembaca Indeks Kilas Daerah Kilas Korporasi Kilas Kementerian Sorot Politik Kilas Badan Negara Kelana Indonesia Kalbe Health Corner Kilas Parlemen Kilas BUMN Penjaga Negeri
Kolom Kolumnis Indeks
Kolumnis Indeks
Event LangkahEmas BSI
LangkahEmas BSI
Jagat Literasi Artikel Foto Video Rolls Donasi
Artikel Foto Video Rolls Donasi
Cahaya Aktual Doa dan Niat Jadwal Sholat Cahaya Untuk Kembali
Aktual Doa dan Niat Jadwal Sholat Cahaya Untuk Kembali
Tekno Apps & OS Gadget Internet Hardware Business Game Galeri Indeks Tech Innovation Kilas Internet
Apps & OS Gadget Internet Hardware Business Game Galeri Indeks Tech Innovation Kilas Internet
Otomotif News Mobil Motor Sport Feature Niaga Komunitas Otopedia Galeri Indeks Merapah EV Leadership Elektrifikasi New Energy Vehicles Pameran
News Mobil Motor Sport Feature Niaga Komunitas Otopedia Galeri Indeks Merapah EV Leadership Elektrifikasi New Energy Vehicles Pameran
Bola Timnas Indonesia Liga Indonesia Liga Inggris Liga Italia Liga Champions Liga Spanyol Internasional Liga Lain Klasemen Sports Motogp Badminton Indeks Sepaktakuler
Timnas Indonesia Liga Indonesia Liga Inggris Liga Italia Liga Champions Liga Spanyol Internasional Liga Lain Klasemen Sports Motogp Badminton Indeks Sepaktakuler
Lifestyle Wellness Fashion Relationship Parenting Beauty & Grooming Buku Health Indeks Sadar Stunting Kilas Lifestyle Kilas Kesehatan
Wellness Fashion Relationship Parenting Beauty & Grooming Buku Health Indeks Sadar Stunting Kilas Lifestyle Kilas Kesehatan
Money Ekbis Keuangan Syariah Industri Energi Karier Cuan Belanja Tanya Pajak Indeks Kilas Badan Kilas Transportasi Kilas Fintech Kilas Perbankan Kilas Investasi Transaksi Digital Jejak UMKM
Ekbis Keuangan Syariah Industri Energi Karier Cuan Belanja Tanya Pajak Indeks Kilas Badan Kilas Transportasi Kilas Fintech Kilas Perbankan Kilas Investasi Transaksi Digital Jejak UMKM
Properti News Listing Properti Arsitektur Konstruksi Tips Properti IKN Homey Indeks Sorot Properti
News Listing Properti Arsitektur Konstruksi Tips Properti IKN Homey Indeks Sorot Properti
Edukasi Sekolah Edu News Perguruan Tinggi Pendidikan Khusus Beasiswa Literasi Skola Stori Kilas Pendidikan IdeAksi
Sekolah Edu News Perguruan Tinggi Pendidikan Khusus Beasiswa Literasi Skola Stori Kilas Pendidikan IdeAksi
Travel Travel News Travel Ideas Hotel Story Travelpedia Food Ohayo Jepang Indeks
Travel News Travel Ideas Hotel Story Travelpedia Food Ohayo Jepang Indeks
Jernih 360 Video Parapuan Nusaraya Sains JEO Store Foto VIK Kata Netizen Warta Play
Jernih 360 Video Parapuan Nusaraya Sains JEO Store Foto VIK Kata Netizen Warta Play
Pemerintah Swasta LSM/Figur BUMN UMKM Nusatirta Mulai Dari Kamu
Mulai Dari Kamu
Kesehatan Kehidupan sehat dan sejahtera Air bersih dan sanitasi layak Pendidikan Pendidikan Berkualitas Lingkungan Energi Bersih dan Terjangkau Penanganan Perubahan Iklim Ekosistem Lautan Ekosistem Daratan Ekonomi dan UMKM Tanpa Kemiskinan Tanpa Kelaparan Kesetaraan Gender Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan ekonomi Industri, Inovasi & Infrastruktur Berkurangnya Kesenjangan Kota & Pemukiman yang Berkelanjutan Konsumsi & Produksi yang bertanggungjawab
Kehidupan sehat dan sejahtera
Air bersih dan sanitasi layak
Pendidikan Berkualitas
Energi Bersih dan Terjangkau
Penanganan Perubahan Iklim
Ekosistem Lautan
Ekosistem Daratan
Tanpa Kemiskinan
Tanpa Kelaparan
Kesetaraan Gender
Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan ekonomi
Industri, Inovasi & Infrastruktur
Berkurangnya Kesenjangan
Kota & Pemukiman yang Berkelanjutan
Konsumsi & Produksi yang bertanggungjawab
PROGRAM LESTARI Lihat semua
Anggaran BGN 2026 Dipangkas 14,27 Persen, MBG Tetap Jadi Prioritas
JAKARTA, KOMPAS.com - Anggaran Badan Gizi Nasional (BGN) untuk tahun 2026 mengalami penajaman sebesar Rp 38,25 triliun atau 14,27 persen dari pagu awal Rp 268 triliun.
Setelah penyesuaian tersebut, anggaran BGN menjadi Rp229,75 triliun, dengan sebagian besar dana tetap diarahkan untuk pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Setelah dilakukannya penajaman belanja oleh Direktorat Jenderal Anggaran (DJA) Kementerian Keuangan, total pagu anggaran BGN disesuaikan menjadi Rp 229,7 triliun,” kata Kepala BGN Sudaryono dalam Rapat Dengar Pendapat BGN bersama Komisi IX DPR, di Gedung Parlemen Senayan Jakarta, Kamis (17/9/2026).
Baca juga: Anggaran BGN 2027 Turun Rp 30 Triliun, Pagu MBG Jadi Rp 232,51 Triliun
KOMPAS.COM/KARNIA SEPTIA KUSUMANINGRUM Ilustrasi Makan Bergizi Gratis.
Sebelum penajaman, total pagu anggaran BGN 2026 mencapai Rp 268 triliun.
Anggaran tersebut terdiri atas Program Pemenuhan Gizi Nasional sebesar Rp 255,83 triliun atau 95,46 persen dan Dukungan Manajemen sebesar Rp 12,17 triliun atau 4,54 persen.
Penajaman anggaran dilakukan berdasarkan Surat Menteri Keuangan Nomor S-181/MK.03/2026 tertanggal 1 April 2026 dan Nomor S-236/MK.03/2026 tertanggal 11 Mei 2026.
Secara teknis, total nilai penajaman belanja dalam surat Menteri Keuangan mencapai Rp 39,62 triliun.
Baca juga: BGN Sudah Habiskan Rp 139 Triliun untuk Program Gizi hingga September 2026
Namun, sebesar Rp 1,37 triliun dialokasikan ke Rincian Output (RO) Khusus Direktif Presiden dengan status diblokir.
Setelah penajaman, dari total anggaran Rp 229,75 triliun, sebesar Rp 221,30 triliun atau 96,32 persen dialokasikan untuk Pemenuhan Gizi Nasional.
Dari jumlah tersebut, anggaran untuk program MBG mencapai Rp 218,77 triliun.
Sementara itu, anggaran untuk kegiatan teknis non-MBG pemenuhan gizi sebesar Rp 2,53 triliun.
Adapun Dukungan Manajemen memperoleh alokasi Rp 8,45 triliun atau 3,68 persen.
Baca juga: BGN Suspen 1.276 SPPG MBG, 654 Diusulkan Tutup Permanen
KOMPAS.com / Yulian Isna Sri Astuti MBG di salah satu SPPG di Bangkalan
Anggaran tersebut disiapkan untuk mendukung target 74,5 juta penerima manfaat pada 2026.
Dari sisi pelaksanaan, hingga 16 September 2026, realisasi anggaran BGN mencapai Rp 139,04 triliun atau 63,89 persen dari pagu tersedia di luar blokir sebesar Rp 224,11 triliun.
Dengan demikian, masih terdapat Rp 81,07 triliun anggaran yang belum terserap.
realisasi anggaran
Anggaran BGN 2026
Makan Bergizi Gratis
Penajaman Belanja
Pengadaan LED Rp 535 Miliar Dibatalkan, BGN: Kalau Diadakan Pun Pasti Keliru
BGN: Kegiatan Non-teknis MBG Pemenuhan Gizi Sebesar Rp 373,3 Miliar
Terkait Pajak SPPG, Gapembi Minta BGN-DJP Samakan Persepsi
BGN Akan Latih Kepala SPPG dan Akuntan Agar Dapat Buat Laporan Keuangan Digital
Dapur MBG Bakal Bertambah, Kepala BGN Pastikan Tak Akan Tambah Anggaran 2026
Pesona Indonesia
Artikel Terpopuler
Artikel Terkini
Artikel Headline
Pasangiklan.com
Gramedia Digital
Santika Indonesia
Ketentuan Penggunaan
Kebijakan Data Pribadi
Pedoman Media Siber
Copyright 2008 - 2026 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.
Definisi Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami. Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Penggunaan kontribusi Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi. KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
Pesan & Komentar Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi. Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
Hak & Batasan Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial. Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable). KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
Privasi & Data Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com. Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
Pernyataan Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
Batasan tanggung jawab KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini. Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com